Kamis, 15 Desember 2011

Dare to Dream Big, do you?


Baru nemu sebuah web yang memberikan pencerahan. Namanya Merry Riyana. Di usia 26 tahun dia sudah menghasilkan sejuta dollar. Dan di usia 30 resolusinya di usia ke-40 tahun nanti dia bisa menimbulkan dampak positif pada pikiran jutaan orang di Asia. How lovely is that dream?
Dare to dream adalah salah satu bukunya. Mmpi sejuta dollar bukunya laris manis di toko buku Indonesia. Mengalahkan buku biografi steve jobs, sang jenius APPLE :)
Siapa dia kita bisa cari di mesin pencari. Tapi semangatnya yang ingin dia tularkan itu luar biasa.
Merry bilang take your first step.Dont see the stairs, just take your first step.Semua impian dimulai dari sebuah aksi. Aksi itu adalah lakukan sekarang. Bukan nanti-nanti.
Menurut Anthony Basich, yang harus Anda lakukan untuk sukses adalah:
1. Dream big Dreams!
Mimpi itu dimulai dengan passsion, semangat dan gairah untuk sukses.
2. Bergaulah dengan orang yang positif, lingkungan yang mendukung dan kegiatan yang juga positif.
Alhamdulillah belum sebulan bergaul di komunitas d’BC network aku sudah tertular sikap positif mereka. Dream is not just a dream. We can make it.We can Achieve it!
3. Berpikirlah di luar kotak.
Jika kita mendapati rintangan, maka berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda, dari perspektif yang berbeda pula. Biasanya kita akan mengerti dan menemukan jawaban serta solusi masalah kita.
4. Konsisten, tekun berlatih.
Seperti kata Thomas Alfa Edison,” Saya bukannya gagal. Tapi selangkah menuju kemajuan”.Dan voila, kita bisa menikmati bola lampu listrik hingga sekarang. Bagaimana jika  Edison menyerah begitu saja?
5.  Percaya pada diri sendiri.
Henry Ford once said “If you think you can do a thing or think you can’t do a thing, you’re right.”
Apa jadinya kalau Wright bersaudara malu mendengar ejekan orang, berpikir bahwa mereka gila karena bermimpi manusia bisa terbang? Mungkin saja, pesawat tak akan pernah ada. Karena orang-orang yang sanggup bermimpi dan bekerja keras demi impiannya adalah orang-orang yang akan dikenang karena sanggup membuktikan bahwa mimpinya bukan lagi mimpi semata.
Dare to dream big? Action now!
vienym@gmail.com
081282879308

Take your first step

You don’t have to see the whole staircase, just take the first step (Merry Riana).
Kalimat ini menginpirasi gw banget. Yes, and i already take mine. My first step.

Jangan Menyerah!


Kim Youn Hee adalah seorang wanita cerdas yang hidup di masa Dinasti Joseon. Demi menghindari dinikahkan paksa dan juga membayar hutang, Kim Youn Hee pun masuk ke Universitas Sungkyungkwan yang semua mahasiswanya adalah laki-laki dan kaum bangsawan. Dia menyamar menjadi laki-laki bernama Kim Youn Shik demi memuaskan rasa hausnya akan ilmu pengetahuan. Padahal bahaya selalu datang mengancam keberadaannya sebagai seorang perempuan. Moral of the story : Jangan menyerah walaupun keadaan sering tak memihak kita.

hp: 081282879308
email: vienym@gmail.com

Belajar dari Kwee Ceng dan Oey Yong


Mau mengenang dulu ah film serial silat jadul dulu, Kwee Ceng dan Oey Yong dalam serial silat Legend of The Condor Heroes. Kwee Ceng pemuda yang gigih, jujur, polos, walau dia ga pinter tapi dia tekun belajar segala ilmu silat. Nah, dia jadi pendekar terkenal dan hebat karena usahanya gigih, tekun dan mau belajar. Oey Yong putri pendekar silat yg tangguh, ramah, lincah, pinter dan banyak akalnya. Karena itu pula dia diangkat sebagai ketua aliran pengemis Kay Pang. Mereka berdua saling melengkapi. Nah, perpaduan sifat2 kedua pasangan inilah yg bikin mereka sukses jadi duo pendekar hebat di zamannya XD
Moral of the story : sifat gigih, mau belajar, cerdas melihat peluang adalah sebuah keharusan ^^

Tiga Pembantu Raja dan Karungnya


Saya mau share tentang cerita 3 orang dan karungnya. Notes ini dibuat oleh Jamil Azzaini berdasarkan twit dari A Gym. Tapi saya akan menuliskannya dalam versi saya.
Alkisah ada tiga orang pembantu istana yang dipanggil oleh Raja.
“Saya menitahkan kalian untuk mengambil buah-buahan yang ada di kebun istana. Masing-masing akan saya beri tiga buah karung besar untuk mengisi karung tersebut dengan buah!”
Tiga pembantu istana itu, sebut saja, A, B dan C mulai melaksanakan tugasnya.
Pembantu A berpikir, ” Saya harus melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya, sebab ini titah raja langsung. Dan buah apa yang harus dinikmati raja? Tentu saja buah terbaik.”
Si A ini segera melaksanakan perintah raja. Dia memetik buah yang terbaik, terenak, walaupun dia harus berusaha dengan keras memetiknya dari pohon yang tinggi sekalipun.
Pembantu B, berpikir,” Ngapain susah-susah seperti A yang harus capek-capek memanjat pohon hanya untuk mengambil buah. Toh, ada buah-buahan yang jatuh ke bawah seperti ini.”
Dipungutnya buah-buahan yang telah jatuh, bahkan buah busuk pun masih dimasukkan B ke karungnya.
Pembantu C berpikir,” Ah, raja mana sempat melihat karung berisi buah? Aku isi yang lain saja. Raja pasti tidak tahu.”
Si C pun memasukkan ranting-ranting berduri ke dalam karungnya. Kemudian bersantai-santai setelah karungnya penuh.
Ketika ketiganya kembali menghadap raja, apa titah sang raja?
“Wahai para pembantuku, aku ingin memberi kalian hadiah, maka makanlah buah hasil usaha kalian sendiri, saat ini juga!”
Siapa yang paling enak makannya dan siapa paling menderita?:P
Jadi kita mau karung yang mana?
Rajin dan bersungguh-sungguh dalam berusaha, berusaha sekedarnya atau sama sekali tidak ada usaha?
It’s your choice of your life.
Man jadda wa jadda!

Aku ingin recognisi

Pengalaman waktu OOM d’BC network emang seru banget. Ngga terasa aku ikut kebawa suasana. Aku lihat wajah-wajah semangat menjalankan bisnis ini. Aku lihat mereka ibu-ibu rumah tangga biasa. Dengan semangat berkobar mereka bertekad untuk mngubah hidup mereka menjadi lebih baik lagi. Mereka bisa, kenapa aku nggak, batinku. Terus liat orang2 sukses yg pada naik panggung, aku pengen kayak mereka. Satu saat nanti aku akan naik panggung, recognition, pegang papan bonus dengan senyum bangga.Ya, satu saat nanti
(siapin lagu 2 pm put your hands up buat recog nanti hehehe)

Belajar dari Tekad Kuat Suh Jang Geum, dokter Wanita Pertama Kerajaan Joseon


Pengen punya tekad kuat seperti Dae Jang Geum. Tekadnya kuat buat bisa masak, dia belajar mati-matian, dan dia pegang prinsip hidup buat ga menjadikan makanan sebagai alat politik kerajaan. Sudah itu dibuang ke Pulau Jeju sebagai budak. Seorang dokter wanita menyarankan dia untuk menyerah.Tapi tidak.Dia segera masuk kembali ke kerajaan dan banting setir belajar jadi dokter. Akhirnya dia dikenal sebagai dokter wanita pertama di kerajaan korea. Aku percaya, siapapun bisa sukses, asalkan tidak mudah menyerah.Itu kuncinya ^^
email vienym@gmail.com
081282879308